Ini Dia Perhitungan Membangun Rumah Minimalis

Bangun Rumah Murah

Rumah adalah aset yang sangat berharga untuk dimiliki seseorang. Anda bisa membelinya dengan memanfaatkan fasilitas kredit atau membelinya secara kontan dengan biaya sendiri atau juga bisa membangunnya dari awal dengan terlebih dahulu membeli tanah dan juga bahan material. 

Di kota – kota besar misalnya Jakarta, rumah minimalis bisa menjadi pilihan yang tepat karena minimnya lahan yang ada. Jika Anda memilih rumah minimalis untuk hunian Anda, perlu memperhatikan beberapa hal agar dapat membangun rumah dengan biaya yang murah. Berikut perhitungan bangun rumah murah yang pas jika Anda ingin membangun rumah minimalis : 


  • Biaya untuk membayar tenaga kerja
Dalam membangun rumah ada tiga sistem yang berlaku yaitu sistem harian, borongan jasa, dan borongan penuh.  Setiap sistem ini memiliki hitungan bayaran yang berbeda – beda. Untuk sistem harian, biayanya sekitar 100 – 150 ribu per harinya. Sedangkan biaya borongan jasa yaitu sekitar 600 – 800 ribu per meter persegi. Jika sistem borongan penuh yang dipilih, biayanya bisa sekitar 3 – 5 juta per meter perseginya.  

Untuk borongan jasa yang dibayarkan hanya jasa saja, untuk bahan material harus disediakan sendiri. Sedangkan bahan material harus disediakan sendiri. 


Untuk segi waktu, sistem borongan biasanya akan lebih cepat daripada sistem harian. Tetapi jika rumah yang dibangun sudah selesai dan Anda ingin mengubahnya, sistem harian bisa menjadi pilihan daripada sistem borongan yang membutuhkan desain rumah yang Anda inginkan. 


  • Luas tanah dan bangunan
Selanjutnya yaitu luas tanah dan juga bangunan. Misalnya Anda ingin membangun rumah 21/60 berarti Anda membutuhkan tanah dengan luas 60 meter persegi dan harga tanahnya di lokasi yang diinginkan misalnya Rp.800.000/m². Jadi biaya yang perlu Anda sediakan untuk membeli tanah yaitu Rp.800.000 x 60 = Rp.48.000.000 

Selanjutnya yaitu biaya bangunan. Yang dimaksud biaya bangunan disini adalah perkiraan biaya untuk membeli material seperti batu bata, semen, pasir, dan lainnya. Anda bisa membicarakan masalah biaya bangunan ini kepada kepala pekerja, misalnya apa saja material yang dibutuhkan jika menggunakan sistem harian. 


Misalnya Anda memilih sistem borongan penuh. Maka, biaya yang perlu untuk dikeluarkan dengan harga borongan penuh Rp3,5 juta per meter persegi : 21 x 3.000.000 = Rp63.000.000. Jadi, total membeli tanah dan bangunan (sistem borongan penuh) : Rp48.000.000 + Rp63.000.000 = Rp111.000.000. 


  • Biaya lain - lain
Jika ketika di tengah waktu pembangunan ada perubahan yang ingin dilakukan. Misalnya membangun taman, menambahkan ornamen, atau lainnya, perlu dihitung lagi berapa perkiraan biaya yang akan dikeluarkan. Biaya tersebut perlu dipersiapkan di dalam anggaran. Lebih baik menetapkan sebesar 10% dari keseluruhan total anggaran. 

Itu dia informasi mengenai perhitungan membangun rumah minimalis. Semoga bisa membantu Anda yang ingin membangun rumah dari awal, tetapi masih bingung bagaimana perhitungannya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »