Perusahaan yang Dulu Bernama Raja Garuda Mas Ini Mengembangkan Pendidikan di Sekitarnya

AprilAsia
Image Source: Aprilasia.com
http://www.aprilasia.com/id/our-media/artikel/april-berinvestasi-sebesar-rp-28-7-miliar-untuk-pendidikan-di-riau


    Pendidikan menjadi bagian penting di tubuh Royal Golden Eagle (RGE). Sejak lahir dengan nama Raja Garuda Mas, mereka selalu memberikan dukungan bagi pengembangannya di sekitar area operasional perusahaan.
 
    RGE berdiri pada 1973 dengan nama Raja Garuda Mas. Mereka merupakan induk perusahaan yang membawahi tujuh unit bisnis di bidang pemanfaatan sumber daya alam. Mereka bergerak di beberapa sektor berbeda mulai dari kelapa sawit, pulp dan kertas, selulosa spesial, serat viscose, serta minyak dan gas.
 
    Oleh pendirinya, Sukanto Tanoto, sejak masih bernama Raja Garuda Mas hingga kini, diarahkan untuk mendukung kemajuan masyarakat. Ada banyak jalan yang bisa dilakukan. Namun, pendidikan menjadi salah satu sarana yang dipilih. Salah satunya yang dilakukan oleh Grup APRIL yang bergerak di industri pulp dan kertas. Selama ini, APRIL memiliki basis utama di Provinsi Riau, tepatnya di kawasan Pangkalan Kerinci. Ini pula yang akhirnya membuat APRIL selalu berupaya mengembangkan pendidikan masyarakat Riau. 
 
Salah satu buktinya terjadi pada Februari 2018 lalu. Saat itu, unit bisnis dari grup yang lahir dengan nama Raja Garuda Mas ini menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Tanoto Foundation dan Universitas Riau untuk berinvestasi sebesar Rp 28.7 miliar di bidang pendidikan.
 
Melalui MoU ini, APRIL berinisiatif untuk membangun sarana infrastruktur perkuliahan di Jurusan Teknik Kimia Pulp dan Paper, Fakultas Teknik, Universitas Riau. Jurusan ini perlu dikembangkan karena sesuai dengan potensi Riau sebagai basis area produksi terdepan di Indonesia.
 
“Hal ini selaras dengan Program Pendidikan Vokasi Industri dan kebijakan Link and Match SDM industri yang sedang gencar didorong oleh pemerintah,” kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, yang turut hadir menyaksikan penandatangan MoU.

Dalam momen tersebut, dilakukan juga penandatanganan kerja sama dengan beberapa SMK, yakni SMKN 1 Pangkalan Kerinci dan SMK Muhammadiyah Pekanbaru. Di sana APRIL membangun gedung laboratorium sekaligus menyediakan peralatan yang dibutuhkan.  Nilai dukungan yang diberikan untuk pengembangan kualitas pendidikan dua sekolah tersebut masing-masing Rp100 juta.

PENYALURAN BEASISWA
 
Penyaluran Beasiswa AprilAsia
Image Source: Aprilasia.com
http://www.aprilasia.com/id/our-media/artikel/mengejar-mimpi-dengan-beasiswa-pt-rapp


Kegiatan tersebut hanya salah satu contoh. Banyak aksi serupa yang dilakukan APRIL. Mereka membantu pengembangan fasilitas pendidikan untuk mengembangkan kualitas pembelajaran di Riau.


Namun, dukungan dalam bidang pendidikan yang mereka berikan tidak hanya itu. APRIL juga membuka kesempatan beasiswa. Ini diberikan kepada masyarakat yang tertarik untuk berkarier di industri pulp dan kertas.

Salah satu warga Riau yang menikmati buahnya adalah Resi Wilinsih. Wanita yang berasal dari Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, ini mengenyam pendidikan di perguruan tinggi berkat dukungan APRIL.

Resi sangat ingin bisa menikmati pendidikan tinggi. Namun, impiannya terancam kandas karena ekonomi keluarganya yang tidak mendukung. Ayah Resi bekerja sebagai petani dengan penghasilan Rp1,5 juta per bulan, sedangkan ibunya mengurus rumah tangga. Sulit bagi keluarganya untuk membiayai pendidikannya.

Namun, Resi beruntung. Usai lulus dari SMK 2 Pekanbaru pada 2012, ia tahu ada kabar bawah unit bisnis APRIL, PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) membuka program beasiswa ke Akademi Teknik Pulp dan Kertas (ATPK) Bandung.

Resi pun berusaha mengikuti tes. Ia menjalani serangkaian ujian. Semua itu bisa dilalui dengan baik sehingga ia bisa kuliah di ATPK Bandung pada 2012.

Berkat itu, Resi berhasil mengenyam pendidikan tinggi sekaligus membantu perekonomian keluarga seperti yang diimpikannya selama ini. Sejak 2015, Resi bekerja di Departemen Teknis PT RAPP sebagai Teknisi Pulp yang bertanggung jawab untuk melakukan kontrol kualitas.

“Saya harus memeriksa sampel dari proses produksi pulp dan memastikan pengaturannya telah tepat,” kata Resi. “Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan beasiswa dari PT RAPP.”

Resi bukan satu-satunya orang yang mendapatkan dukungan pendidikan dari APRIL. Anak perusahaan grup yang lahir dengan nama Raja Garuda Mas ini rutin membantu masyarakat dalam mendapatkan akses pendidikan.

Unit bisnisnya, PT RAPP, tercatat menyalurkan program beasiswa mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, pelatihan guru. Mereka juga melengkapinya dengan penyediaan fasilitas dan peralatan sekolah. 

Program ini sudah menyalurkan 17.613 beasiswa kepada siswa sekolah dasar dan menengah. Selain itu, ada 50 beasiswa kepada lulusan sekolah menengah di Riau untuk melanjutkan studi pertanian diploma di INSTIPER dan membantu renovasi dan pengembangan 219 sekolah di daerah pedesaan sejak tahun 1999. 

Bukan hanya itu, program tersebut mensponsori pelatihan untuk 600 guru sejak tahun 2009 hingga 2012. Sementara itu, program beasiswa ATPK PT RAPP sendiri, telah menyalurkan 46 beasiswa sejak tahun 1999 hingga 2016.

DUKUNGAN PENINGKATAN FASILITAS PENDIDIKAN
 

Asianagri 
Image Source: Asianagri.com
http://www.asianagri.com/id/mediaid/media/artikel/kontribusi-asian-agri-untuk-pendidikan

 
    Pengembangan pendidikan untuk masyarakat sekitar tidak hanya dilakukan oleh APRIL. Anak perusahaan Royal Golden Eagle lain, Asian Agri, juga menggelar berbagai program Corporate Social Responsibility untuk melakukan hal serupa.

    Asian Agri adalah unit bisnis bagian RGE yang berkiprah di industri kelapa sawit. Mereka tercatat melakukan berbagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar operasi perusahaan. Itu juga termasuk dukungan bagi karyawan melalui pemberian beasiswa serta peningkatan kualitas atau fasilitas pendidikan.

    Bersama dengan Tanoto Foundation, Asian Agri membantu peningkatan fasilitas pendidikan di sekitar area operasinya.  Sekolah-sekolah yang rusak diperbaiki. Selain itu, fasilitas serta infrastruktur disediakan sesuai dengan kebutuhan. 

    Asian Agri membuka pula program beasiswa baik untuk umum maupun karyawan perusahaannya. Salah satu bentuknya adalah Program Yayasan Sayap Garuda. Melalui kegiatan ini, mereka menyediakan beasiswa bagi bagi anak karyawan yang berprestasi.

    Siswa dari tingkat sekolah dasar hingga universitas dipilih. Mereka kemudian berhak mendapatkan beasiswa berdasarkan dari hasil akademik serta kinerja orang tua di perusahaan.

    Hingga tahun 2017, Asian Agri tercatat sudah melepas 72 beasiswa. Perinciannya terdiri dari 20 beasiswa sekolah dasar, 47 beasiswa tingkat SMA, dan lima untuk tingkat perguruan tinggi.

    Selain untuk para siswa, unit bisnis grup yang lahir dengan nama Raja Garuda Mas ini juga membuka kesempatan beasiswa bagi para guru. Bersama dengan Tanoto Foundation, mereka menggulirkan program Pelita Guru Mandiri.

    Melalui kegiatan ini, Asian Agri mengucurkan beasiswa untuk 40 guru. Ini bertujuan supaya guru mampu meningkatkan kualifikasi pendidikan mereka setiap tahun. Unit bisnis RGE ini mengalokasi beasiswa untuk 20 hingga 26 orang guru per tahun. Hingga saat ini telah ada 148 guru yang sudah mendapatkan beasiswa.

    Kegiatan itu masih ditambah dengan Program Sekolah Sawit Lestari. Dengan kegiatan ini, Asian Agri mengajar para siswa di beberapa sekolah tertentu mengenai perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Diharapkan pengetahuan tersebut akan diteruskan oleh para siswa kepada orang tua dan masyarakat sekitarnya.

    Itulah sejumlah kegiatan yang dijalankan oleh grup yang lahir dengan nama Raja Garuda Mas tersebut terkait pendidikan. Mereka berharap semuanya bisa meningkatkan kualitas pembelajaran di masyarakat.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »