Berbagai Macam Jenis Nasi Tumpeng Di Indonesia

Haji Idak 10.31
Jenis Jenis Nasi Tumpeng Indonesia -  TUMPENG merupakan jenis kuliner tradisional dari Indonesia yang sangat populer terutama di daerah Jawa. Saat ini anda bahkan dengan mudah bisa pesan nasi tumpeng secara online untuk keperluan acara. 

Pesan Nasi Tumpeng

Masyarakat di daerah Jawa, Madura dan Bali biasanya membuat nasi tumpeng untuk berbagai acara-acara khusus untuk merayakan peristiwa penting, peresmian gedung, pembukaan acara, syukuran dan lain-lainnya.

Bentuk tumpeng yang unik menjadi ciri khasnya, ternyata bentuk unik nasi tumpeng yang kerucut dan mirip dengan bentuk gunung ini berasal dari tradisi zaman dulu masyarakat Indonesia yang memuliakan gunung sebagai tempat bersemayam para hyang, atau arwah leluhur (nenek moyang). Setelah masyarakat Jawa menganut dan dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu, nasi yang dicetak berbentuk kerucut dimaksudkan untuk meniru bentuk gunung suci Mahameru, tempat bersemayam dewa-dewi.

Walaupun tradisi tumpeng sudah  ada jauh sebelum masuknya Islam ke pulau Jawa, tradisi tumpeng pada perkembangannya diadopsi dan dikaitkan dengan filosofi Islam Jawa, dan dianggap sebagai pesan leluhur mengenai permohonan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Ada beberapa macam jenis variasi nasi tumpeng di Indonesia yaitu :

  • Nasi Tumpeng Seremonial/Modifikasi – Jenis nasi tumpeng inilah yang sekarang banyak kita temui diberbagai acara perayaan seperti ulang tahun, peresemian gedung baru, syukuran dan lainnya
  • Nasi Tumpeng Robyong - Tumpeng ini biasa disajikan pada upacara siraman dalam pernikahan adat Jawa. Tumpeng ini diletakkan di dalam bakul dengan berbagai macam sayuran. Di bagian puncak tumpeng ini diletakkan telur ayam, terasi, bawang merah dan cabai.
  • Tumpeng Nujuh Bulan - Tumpeng ini digunakan pada syukuran kehamilan tujuh bulan. Tumpeng ini terbuat dari nasi putih. Selain satu kerucut besar di tengah, tumpeng ini dikelilingi enam buah tumpeng kecil lainnya. Biasa disajikan di atas tampah yang dialasi daun pisang.
  • Tumpeng Pungkur - digunakan pada saat kematian seorang wanita atau pria yang masih lajang. Dibuat dari nasi putih yang disajikan dengan lauk-pauk sayuran. Tumpeng ini kemudian dipotong vertikal dan diletakkan saling membelakangi.
  • Tumpeng Putih - warna putih pada nasi putih menggambarkan kesucian dalam adat Jawa. Digunakkan untuk acara sakral.
  • Tumpeng Nasi Kuning - warna kuning menggambarkan kekayaan dan moral yang luhur. Digunakan untuk syukuran acara-acara gembira, seperti kelahiran, pernikahan, tunangan, dan sebagainya.
  • Tumpeng Nasi Uduk - Disebut juga tumpeng tasyakuran. Digunakan untuk peringatan Maulud Nabi.

Semoga informasi AcehMediaCentre.com diatas bermanfaat untuk kita semua.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »